Nadhifa Herba Menyediakan Berbagai Macam Herbal Seperti Madu, Propolis, Habbatussauda, Suncream, Koyo Kaki, Otem dan Lain-lain

Jumat, 03 Agustus 2012

Hakikat Shaum Ramadhan

Hakikat Shaum Ramadhan. Sahabatku, mudah-mudahan Allah SWT yang maha menyaksikan menjadikan kita sebagai manusia yang selalu merasa disaksikan dan diperhatikan oleh Allah SWT. Tak ada rezeki yang lebih berharga di dunia ini dari pada hati dibuat haqqul yaqin kepada Allah SWT. Siapapun yang yakin kepada Allah SWT dia akan mencapai derajat yang sangat terhormat. Tidak ada rasa gentar terhadap makhluk juga tak ada rasa resah gelisah dalam menjalani kehidupan dunia.

Apa yang terpenting dari hubungan kita terhadap Allah SWT adalah kita berubah menjadi semakin bersih hati, semakin mengenal dan yakin kepada-Nya, serta semakin istiqomah di jalan-Nya. Salah satu ciri dari kesuksesan ibadah kita adalah perubahan menjadi lebih baik.
Jika ibadah tidak berdampak kepada perbaikan akhlak, maka itu pertanda kurang yakin kepada Allah SWT. Karena orang yang yakin kepada Allah dia akan terus berubah menjadi lebih baik. Kekuatan perubahan itu tergantung pada kuatnya keyakinan kepada Allah SWT.
Orang yang yakin bahwa Allah SWT senantiasa  menyaksikan segalanya, yakin bahwa Allah mengetahui setiap perbuatan hingga apa yang tersembunyi di dalam hatinya, dia tidak akan berani berbuat sembarangan. Apalagi bebuat hal-hal yang diharamkan oleh-Nya.
Untuk memiliki keyakinan yang kuat terhadap Allah SWT, kita harus senantiasa mujahadah membersihkan hati kita. Jika di dalam bualan Ramadhan kita sukses membersihkan hati dengan cara mengendalikan anggota tubuh dari perbuatan yang bisa mengotori hati, maka hadiah yang akan kita peroleh setelah melewati bulan Ramadhan, salah satunya adalah keyakinan yang kokoh kepada Allah SWT. Firman Allah SWT : “Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu. Dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya (QS. AsySyams : 9-10).
Ayat di atas menerangkan kepada kita bahwa orang yang menjaga kebersihan hati dan jiwanya akan memperoleh keberuntungan sejati yang teramat besar di dalam kehidupannya. Sedangkan orang yang mengotori hati dan jiwanya, tidak menjaga kebersihannya, maka ia akan mendapatkan kerugian yang besar pula di dalam kehidupannya.
Oleh karena itulah, shaum yang kita lakukan di dalam bulan Ramadhan harus dilakukan dengan misi qolbun salim atau keselamatan hati. Shaum yang sekedar menahan lapar dan haus semata atau shaum perut, tentu sudah tak asing lagi bagi kita karena sudah sering kita lakukan sejak kita  kecil. Akan jauh lebih baik jika shaum yang kita lakukan juga disertai dengan shaum mata (penglihatan), shaum telinga (pendengaran), shaum mulut (lisan), shaum pikiran, shaum keinginan, hingga shaum hati.

Sumber : Buku Hakikat Shaum Ramadhan, Penulis : Aa Gym