Nadhifa Herba Menyediakan Berbagai Macam Herbal Seperti Madu, Propolis, Habbatussauda, Suncream, Koyo Kaki, Otem dan Lain-lain

Rabu, 30 Mei 2012

Manfaat Propolis Melia

Manfaat Propolis Melia. Propolis merupakan suatu produk alami yang dihasilkan oleh lebah madu, lebah madu mengumpulkan getah dari berbagai jenis tanaman, untuk kemudian dicampur dengan enzim (air liur) yang terdapat pada mulutnya sehingga dihasilkanlah propolis.

 
Propolis Bagi Lebah madu berfungsi sebagai zat kekebalan sarang dan tubuh lebah madu dari serangan virus, bakteri, jamur dan pollutan lainnya. Berdasarkan hasil penelitian para pakar di berbagai negara propolis berfungsi/bermanfaat untuk membantu memperbaiki daya tahan tubuh manusia.

Berikut beberapa beberapa manfaat dari Propolis Melia :

Propolis Melia Sebagai Penetral Racun Dalam Tubuh Dan Sekaligus Anti Oksidan Kuat.

Polutan yang terakumulasi di dalam sel tubuh manusia akan memperlemah metabolisme sel, sehingga tubuh akan mudah terserang penyakit. Peranan propolis adalah sebagai penetral racun yang membersihkan sel dari berbagai macam polutan di dalam tubuh. sehingga sel dapat bekerja secara optimal. Propolis juga sebagai anti oksidan kuat, pada proses metabolisme tubuh terutama reaksi-reaksi dengan oksigen akan terbentuk zat radikal bebas, yaitu zat yang kekurangan satu elektron, untuk melengkapi satu elektronnya zat radikal bebas mengambil dari sel tubuh. Sel tubuh yang kekurangan satu elektronnya disebut abnormal. Sel tubuh yang kekurangan satu elektonnya dapat menyebabkan berbagai macam penyakit sesuai dengan lokasinya.
Bila terdapat pada jantung akan mengakibatkan penyakit jantung. Propolis memiliki zat yang dapat menyerahkan elektronnya pada zat radikal bebas sehingga dapat mencegah terjadinya sel yang abnormal. Salah satu anti oksidan yang lain adalah vitamin A, C dan E serta enzim-enzim alamiah GPX dan katalase.

Propolis Melia dapat Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia.

Bioflavonoid yang terkandung pada propolis berperan dalam meningkatkan kerja sistem imun/kekebalan tubuh manusia dengan cara meningkatkan aktifitas dan perbanyakan limfosit T dan makrofag yang sangat berguna dalam memusnahkan zat asing dalam tubuh seperti bakteri, sel kanker/tumor dan virus.

Propolis Melia Merupakan Antibiotik Alami.

Propolis Melia dikenal sebagai antibiotik alami dan tanpa efek samping. Penelitian terakhir yang dilakukan oleh the Natural Heart and Lung Institut, di London. Menunjukan bahwa bioflavonoid pada propolis dapat menghancurkan banyak bakteri yang kebal terhadap antibiotik syntetic. Propolis sensitif terhadap Satphilococcus, Streptcoccus, E coli, virus influenza, Herpes, H pilori, dan Salmonela thyposa. Propolis juga sensitif terhadap berbagai jamur yang menyebabkan penyakit kewanitaan.

Propolis Melia Dapat Memperkuat Sel dan Mempercepat Regenerasi Sel.

Propolis Melia Insya Allah dapat menyembuhkan berbagai penyakit berikut ini :

  1.  Arteriosklerosis atau pengapuran pembuluh darah oleh lemak.
  2. Tumor.
    Anti peradangan atau anti infeksi (sudah dibuktikan di Eropa Timur 20 tahun terakhir).
    Diabetes Melitus atau Kencing Manis.
  3. Propolis dapat meningkatkan sel-sel pankreas dalam menghasilkan insulin yang berfungsi mengatur kadar gula dalam darah.
  4.  Gangguan pencernaan.
  5.  Propolis sesitif terhadap H pilori yang menyebabkan penyakit maag dan ulcus atau luka lambung. Propolis juga sensitif terhadap bakteri Ecoli yang menyebabkan diare dan sensitif terhadap bakteri Salmonela Thyposa yang menyebabkan penyakit thypus.
  6. Gangguan pernafasan.
  7. Propolis membantu sistem pertahanan tubuh untuk melawan penyakit saluran pernafasan kronis, seperti TBC. Propolis berperan dalam pengobatan Asma karena kerjanya sebagai Bronkodilalor (melebarkan bronkus), menstabilkan mast-sel dan menekan pengeluaran Histamin. Propolis dapat meningkatkan daya pompa jantung (penyakit lemah jantung), hipertensi dan pencegah stroke.
  8. Penyakit syaraf.
  9. Propolis dapat menekan syaraf parasimpatis untuk mengekpresikan kesenangan yang dapat menghindari stress. Penyembuhan penyakit arthritis atau radang sendi dan rheumatik.
  10. Dan Lain-lain.